DILEMA ETIS KONSULTAN PAJAK DALAM TAX PLANNING
DOI:
https://doi.org/10.32897/jsikap.v8i2.3202Kata Kunci:
Dilema Etis, Konsultan Pajak, Perencanaan Pajak, Wajib PajakAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui realitas dilema etis yang dirasakan oleh konsultan pajak ketika melakukan Tax Planning dan pengalaman konsultan pajak dalam mengatasi rasa dilema tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma intepretif dan pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Informan dalam penelitian merupakan salah satu konsultan pajak di Blitar. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat berbagai bentuk dilema yang dirasakan oleh konsultan pajak, antara lain dilema akibat adanya grey area, rasa simpati konsultan pajak terhadap kliennya dan terkait dengan keberlangsungan bisnis jasanya. Konsultan pajak mengatasi dilema rasa dengan memahami peraturan perpajakan secara menyeluruh, berpegang teguh pada kode etik, dan berusaha meningkatkan kesadaran wajib pajak. Mereka mencapai hal ini dengan menumbuhkan pemahaman dan memberikan edukasi yang komprehensif tentang masalah pajak.
Referensi
Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches, 2nd ed. California: Sage Publication.
Devos, K. (2012). The Impact of Tax Professionals Upon the Compliance Behavior of Australian Individual Taxpayers Revenue. Law Journal, Volo. 22 (1), 1-26.
Dewi, A. A., Sudarma, M., & Baridwan, Z. (2018). Dilema Etis Konsultan Pajak dalam Tax planning: Studi Fenomenologi. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP) Vol 4, No 2, 128-139.
Dewi, A. A., Sudarma, M., & Baridwan, Z. (2019). Mengupas Bentuk Dilema Dari Sisi Konsultan Pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Vol. 14, No. 1, 132-141.
Fatimaleha, W., Atichasari, S. A., Hernawan, E., & Ni'matullah. (2020). PERAN TAX PLANNING DAN KONSULTAN PAJAK : UPAYA KEPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN BADAN. JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, VOL. 11, NO. 1, 81-96.
Frecknall-Hughes, J., & Kirchler, E. (2015). Towards a General Theory of Tax Practice. Social & Legal Studies, Vol. 24(2), 289-312.
Mangoting, Y. (2017). Menguak Dimensi Kecurangan Pajak. Jurnal Akuntansi Multiparadigma (JAMAL), Vol. 8(2), 227-429.
Massie, J. M. (2017). Pengaruh Etika Profesi, Religiusitas dan Kompetensi Terhadap Pengambilan Keputusan Etis Konsultan Pajak. Undergraduate Thesis.
Noviriani, E., Ludigdo, U., & Baridwan, Z. (2015). STUDI FENOMENOLOGI ATAS DILEMA ETIS AUDITOR INTERNAL PEMERINTAH. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, Vol. 19, No. 2, 217 – 240.
Pohan, C. (2017). Manajemen Perpajakan. Jakarta: Kompas Gramedia.
Resmi, S. (2016). Perpajakan: Teori dan Kasus Edisi 8 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Sanders, P. (1982). Phenomenology/ : A New Way of Viewing Organizational Research. The Academy of Management Review, 7(3), 353-360.
Suandy, E. (2016). Perencanaan Pajak Edisi 6. Jakarta: Salemba Empat.
Suardika. (2010). Desain Pembelajaran dengan Pendekatan Siklus Belajar (Learning Cycle). Retrieved from https://aritmaxx.wordpress.com/2010/04/12/disain%20pembelajarandengan-pendekatan-siklus-belajar-learning-cycle/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish their articles in Jurnal Sistem Informasi, Keuangan, Auditing & Perpajakan (SIKAP) agree to the following terms:
(1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
(2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
(3) The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

